Contoh Peraturan Lomba Syarhil Quran, Lengkap!

peraturan-lomba-syarhil-quran
Peraturan Lomba Syarhil Quran | ceritabumi.com

Peraturan Lomba Syarhil Quran – Berikut merupakan salah satu contoh peraturan perlombaan Syarhil Quran lengkap. Bagi panitia yang berkeinginan untuk mengadakan sebuah perlombaan syarhil Quran dapat menjadikan tulisan ini sebagai salah satu referensinya.


A. Persyaratan peserta

1. Peserta merupakan siswa/i tingkat SMA/ MA se-derajat.

2. Peserta adalah siswa/I perwakilan dari SMA/MA masing-masing, dibuktikan dengan kertu pelajar atau surat keterangan siswa (dibawa saat TM)

3. Setiap sekolah boleh mengirimkan dua kelompok (syarat dan ketentuan berlaku).

4. Satu tim terdiri dari 3 orang.

5. Mengikuti TM (Technical Meeting) di hari yang telah ditentukan.

6. Mengisi formulir pendaftaran lomba.


B. Persyaratan penampilan

1. Setiap peserta berpenampilan rapi dan sopan.

2. Peserta wajib datang 15 menit sebelum acara dimulai.

3. Peserta yang berhalangan tampil harus memberitahukan 30 menit sebelum lomba dimulai.

4. Peserta yang ketika giliran tampilnya tiba tetapi belum hadir di tempat tanpa pemberitahuan kepada panitia maka dianggap gugur.

5. Setiap penampilan disediakan waktu 15 menit.

6. Peserta wajib menyerahkan sinopsis dari topik yang dipilih beserta ayat al-quran dan hadits yang digunakan untuk menunjang tema yang dipilih. Paling lambat diserahkan pada tanggal 1 September 2014.

7. Pensyarah tidak perlu memperkenalkan diri/ menyebut asal daerah.

8. Tanda mulai, persiapan berhenti, dan habisnya waktu diatur dengan isyarat lampu/ bel.

    • Lampu hijau sebagai tanda persiapan dan penyajian.
    • Lampu kuning sebagai tanda habisnya waktu minimal dan persiapan habisnya waktu.
    • Lampu merah sebagai tanda waktu habis.

9. Penampilan dimulai dengan membacakan uraian syarahan, pembacaan ayat Al-Qur’an, kemudian menterjemahkannya secara puitis.

10. Kurang atau lebih dari ketentuan waktu penampilan yang telah ditentukan dapat mengurangi nilai bidang syarah.


C. Sistematika lomba

1. Perlombaan berlangsung satu putaran, tanpa babak penyisihan.

2. Peserta dipanggil sesuai nomor undian yang diambil saat TM (Technical Meeting).


D. Kriteria penilaian 

1. Bidang tilawah dan adab (nilai min. 10 max. 30).

    • Tajwid dan fashahah (penilaian tentang ketepatan bacaan sesuai dengan kaidah ilmu tajwid).
    • Lagu dan suara (penilaian tentang keindahan dan keharmonisan lagu serta kemerduan suara).
    • Kesopanan dan keserasian (penilaian tentang sikap, gerak, serta pakaian peserta keseluruhan sebagai satu tim).

2. Bidang terjemah dan materi syarahan (nilai 10 max.40).

    • Ketepatan terjemah (penilaian tentang isi terjemah yang sesuai dengan kandungan ayat).
    • Sistematika (penilaian tentang susunan dan urutan materi yang mencakup pendahuluan, permasalahan, pembahasan, dan kesimpulan).
    • Isi (penilaian tentang keutuhan, kedalaman, keluasan, ketepatan uraian, dan kekuatan argumentasi, termasuk dalil yang digunakan).
    • Kaidah dan gaya bahasa (penilaian tentang pemakaian kata dan struktur kalimat yang benar, mengena, dan menarik sesuai dengan kaidah bahasa dan sastra).

3. Bidang penghayatan dan retorika (nilai 10 max 30).

    • Vokal (penilaian tentang tipe suara yang jelas, utuh, dan mantap).
    • Intonasi dan aksentuasi (penilaian tentang irama dan tekanan suara yang sesuai dengan maksud yang dikandung oleh terjemah dan isi uraian).
    • Gaya dan mimik (penilaian tentang gerak anggota badan dan ekspresi wajah yang menggambarkan penghayatan terjemahan dan isi uraian).

Sekian untuk peraturan perlombaannya, semoga bermanfaat.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy link
Powered by Social Snap